Home Berita Walau Hujan Sempat Menyapa, Semangat Komunitas SMA Argopuro Panti Tidak Pernah Reda.

Walau Hujan Sempat Menyapa, Semangat Komunitas SMA Argopuro Panti Tidak Pernah Reda.

0
SHARE

Jember,Newsonline.id – Masuknya budaya Asing ke Indonesia seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa disadari perlahan-lahan mengikis budaya dan adat istiadat bangsa. Hal tersebut tidak dapat terelakkan dengan semakin cepatnya akses informasi dewasa ini. Fakta tersebut mengundang keprihatinan kita bersama.

Generasi muda sebagai generasi penerus memegang peranan penting dalam melestarikan budaya bangsa. Penanaman rasa cinta terhadap budaya bangsa tersebut diajarkan sejak di bangku sekolah.

Dalam Rangka membangun jiwa entrepreneur pada Siswa – Siswi kelas X, Xl dan XII SMA Argopuro Panti Jember, ketua panitia yang dibantu oleh Segenap Pengurus Osis SMA menggelar aneka macam kegiatan seni budaya dan Bazar dengan mengusung Tema : PANDOWORO ( Pagelaran Seni dan Kebudayaan Siswa – Siswi Argopuro ),
Kamis (20/2/2025).

Pagelaran Gebyar Tari diikuti oleh seluruh siswa kelas XII jurusan MIPA dan jurusan IPS dan
Masing-masing kelas menampilkan tarian dengan mengenakan pakaian adat budaya Nusantara.

Pagelaran Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ) yang dipandu oleh pembacawa acara Gestiara dan Balqis Alexiana ini dihadiri oleh semua siswa mulai dari TK, MI, SMP dan SMA sebagai apresiator. Selain itu, panitia juga mengundang pihak Muspika Kecamatan Panti, Ketua Yayasan,Pembina Yayasan, Pengurus Yayasan, tokoh masyarakat terkemuka di wilayah Kecamatan Panti, Pengawas SMA dari Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur, segenap dewan guru SMP maupun SMA Argopuro Panti Jember, serta wali murid sebagai audiens.

Melihat dari potensi dan apresiasi siswa yang sangat tinggi, diharapkan kedepannya ada stakeholder maupun pihak lain yang mau diajak kerjasama demi pengembangan bakat dan minat siswa.

Salah satu bekal yang diharapkan oleh sekolah adalah jika para siswa-siswi mempunyai jiwa entrepreneur, tidak hanya persaingan di bidang akademisnya, namun siswa – siswi diharapkan memiliki keinginan dan kemampuan untuk melakukan hal seperti itu, baik secara individu maupun kelompok.

Pagelaran Tradisional tersebut sebagai upaya sekolah untuk menanamkan rasa cinta sekaligus mengajak siswa untuk ikut andil dalam melestarikan Seni budaya sesuai tema acara, “Pandoworo” ( Pagelaran Seni Kebudayaan Siswa – Siswi Argopuro ) dan Bazar dalam Rangka Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5 ) di SMA Argopuro Panti Jember.

Irham Fidaruzziar, S.ST, MTrP, selaku ketua panitia dalam sambutannya menjelaskan, ” acara pagelaran ini merupakan bentuk Kreasi Seni Budaya dalam rangka penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5) pada kurikukum merdeka, serta pengambilan penilaian keterampilan Ujian Praktek bagi siswa kelas XII pada mata pelajaran Seni Budaya.” Ujarnya.

Sementara itu Kepala SMA Argopuro Panti Jember Wiwik Suwitolaksono,SS dalam sambutannya” menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua dewan guru, panitia yang ikut membantu suksesnya acara ini. selain itu kita semua khususnya siswa – siswi yang telah ikut melestarikan budaya Daerah maupun Budaya Nasional, dan yang terpenting bagi siswa – siswi adalah mempraktekkan budaya dan adat istiadat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Kami juga mohon maaf kepada lembaga SMP Argopuro, karena terganggunya proses kegiatan belajar mengajar mulai dari persiapan pagelaran pada acara ini hingga selesai.” Ucapnya.

Ketua YLPI Argopuro Panti Jember H.Agus Idham Khalid,S.Pd.
Beliau sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini adalah hal yang luar biasa yang perlu kita lestarikan. Kembangkan talenta kalian semua, patuhlah kepada kedua orang tuanya, serta senantiasa takdim kepada gurunya . Jangan pernah mencari ilmu hanya untuk kepinteran, tapi carilah ilmu itu untuk beribadah kepada Allah..” pungkasnya.

Camat Panti Rifendi Wahjuwibakti, S.IP
Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak dan ibu guru, serta mengapresiasi panitia penyelenggara kegiatan P5 ini.
Harapan kami melalui kegiatan ini semoga siswa – siswi kedepannya mempunyai kemampuan yang optimal dalam menjaga keutuhan NKRI yang kita cintai.

Sebenarnya P5 ini harus melalui berbagai ide dalam pendekatan, seperti harus terintegrasi dan berorientasi kepada siswa, artinya bahwa siswa tidak dijadikan obyek namun dijadikan Subyek dalam dalam paradigma kurikulum merdeka

Siswa harus dijadikan subjek bukan objek dalam pembelajaran karena siswa berperan aktif dalam proses belajar.
Alasan siswa harus dijadikan subjek bukan objek, karena
Siswa adalah pelaku utama dalam proses pembelajaran.
Siswa memiliki peran penting dalam tercapainya proses belajar mengajar yang efektif dan efisien.
Melihat siswa sebagai subjek pendidikan berimplikasi pada pengakuan terhadap keunikan individu.
Pendekatan personalisasi menjadi kunci dalam memahami kebutuhan siswa.
.” Ucapnya.

Acara pegelaran Yang berlangsung sejak pukul 09.05 hingga pukul 12.30 Wib diakhiri dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Ketua Pembina Yayasan KH.Agus Mahdi Amien.
( A.Mulyono/Marcello )

SHARE
Previous articleRumah Warga Jatiroto Ludes Terbakar Diduga Konsleting Listrik
Next articleDiduga Korupsi LMP Merah Putih Laporkan,Dinas Pertanian Jember.
Avatar
Kami adalah Jurnalis Jaringan NewsOnline, individu idealis yang ingin membangun jurnalistik sehat berdasarkan UU No.40 Tahun 1999 tentang PERS, dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi. Dalam menjalankan Tugas Jurnalistik, kami sangat menjunjung tinggi kaidah dan Kode Etik Jurnalistik, dengan Ethos Kerja, Koordinasi, Investigasi, dan Verifikasi sebelum mempublikasikan suatu artikel, opini, dan berita, sehingga menjadi suatu informasi yang akurat, baik dalam penulisan kata, maupun penggunaan tatabahasa. Email: totoksumianta45@gmail.com WA: 0852-5883-1029

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here